Proses Air di Atas Meja Dapur
Diagram alur proses

Daftar peralatan
Kapasitas 5-75m³/jam
Nama | Sistem dasar | Kuantitas | Sistem senior | Kuantitas | Sistem lengkap | Kuantitas | Deskripsi Sistem |
Sistem reaksi | Pompa pengumpan | 1 unit | Pompa pengumpan | 1 unit | Pompa pengumpan | 2 unit | Sistem reaksi ini terutama memberikan dosis bahan kimia yang tepat seperti koagulan dan pengental ke lumpur untuk menginduksi flokulasi partikel lumpur dan meningkatkan sifat pengeringannya. |
Pencampur pipa | 2 buah | Sel reaksi MR | 1 set | Sel reaksi MR | 1 set | ||
Drum dosis PAM | 1 buah | Drum dosis PAM | 2 buah | Perangkat dosis terintegrasi PAM | 1 set | ||
Pompa dosis PAM | 1 unit | Pompa dosis PAM | 1 unit | Pompa dosis PAM | 2 unit | ||
Drum dosis PAC | 1 buah | Drum dosis PAC | 2 buah | Drum dosis PAC | 2 buah | ||
Pompa dosis PAC | 1 unit | Pompa dosis PAC | 1 unit | Pompa dosis PAC | 2 unit | ||
Pengukur aliran | / | Pengukur aliran | / | Pengukur aliran | 1 buah | ||
Sistem sedimentasi | VMC | 1 unit | VMC | 1 unit | VMC | 1 unit | Sistem sedimentasi terutama berfungsi untuk mengentalkan air limbah dan mempermudah pengoperasian filter press. |
Katup Drainase Pneumatik | 1 buah | Katup Drainase Pneumatik | 1 buah | Katup Drainase Pneumatik | 1 buah | ||
Pompa lumpur | 1 unit | Pompa lumpur | 1 unit | Pompa lumpur | 2 unit | ||
Sistem daur ulang air | Tangki penampungan air | 1 buah | Tangki penampungan air | 1 buah | Tangki penampungan air | 1 buah | Sistem pengumpulan air terutama bertujuan untuk menggunakan kembali cairan supernatan setelah proses konsentrasi guna mengurangi biaya dan menghemat pengeluaran. |
Pompa pembuangan | 1 unit | Pompa pembuangan | 1 unit | Pompa pembuangan | 2 unit | ||
Sistem filtrasi | Tangki pencampur | 1 buah | Tangki pencampur | 1 buah | Tangki pencampur | 1 buah | Fungsi utama sistem filter press adalah pemisahan padat dan cair. |
Pompa pengumpan | 1 unit | Pompa pengumpan | 1 unit | Pompa pengumpan | 2 unit | ||
KMP | 1 set | KMP | 1 set | KMP | 1 set | ||
Sistem kontrol | Kabinet kontrol PLC | 1 set | Kabinet kontrol PLC | 1 set | Kabinet kontrol PLC | 1 set | Otomatisasi seluruh peralatan kami akan diintegrasikan ke dalam sistem ini dan akan sepenuhnya otomatis. |
Alat ekstra | Pipa, katup, kabel, dll. | 1 batch | Pipa, katup, kabel, dll. | 1 batch | Pipa, katup, kabel, dll. | 1 batch | Kabel, pipa, dan perlengkapan katup yang dibutuhkan dalam sistem, tergantung pada lokasi pelanggan. |
Silakan minta daftar sistem yang lebih detail dari konsultan penjualan kami.
Perbandingan fungsi
Fungsi | Sistem dasar | Sistem senior | Sistem lengkap |
Kontrol otomatis sepenuhnya | √ | √ | √ |
Alarm rusak | √ | √ | √ |
Bejana reaksi otomatis | - | √ | √ |
Pengalihan siaga otomatis | - | - | √ |
Penyesuaian dosis otomatis | - | - | √ |
Kontrol inverter atau tidak | - | - | √ |
Jeda waktu antar infus | 4 jam | 8 jam | Sepenuhnya otomatis |
Fitur opsional
Nomor seri | Nama | Spesifikasi | Fungsi |
1 | Anti korosi khusus | Pelapisan FRP untuk bagian penghubung cairan | Mencegah korosi akibat asam kuat, garam, fluorin, dll. |
2 | Bahan khusus | 304/316L dll. | Sesuai dengan karakteristik material pengguna. |
3 | Dipasang pada rangka | Platform baja berpola + braket tetap + saluran kawat, pipa, kabel, dll. | Mudah dipasang, diangkut, dan fleksibel untuk dipindahkan. |
4 | Penyesuaian pH otomatis | Sistem pemantauan pH online + kontrol terintegrasi + sistem dosis asam dan basa. | Memungkinkan air limbah mencapai nilai pH standar. |
5 | Filter presisi | Berisi pompa sentrifugal multi-tahap | Mengurangi kandungan padatan tersuspensi dalam filtrat dan mengatur kualitas air. |
6 | Tahan api | DIIBT4/CT4 dll. | Komponen listrik, motor, dan lain-lain yang ditempatkan di area tahan ledakan diklasifikasikan menurut berbagai tingkatan. |
7 | Sistem konveyor/sistem pementasan | Konveyor / Corong | Endapan lumpur dapat dikumpulkan dengan peralatan pengangkut atau sistem pementasan, sehingga mengurangi tenaga kerja. |
Pengenalan Produk
Air limbah dari permukaan meja dapur memiliki beberapa ciri khas yang memerlukan pengelolaan yang cermat. Pertama, air limbah ini sering mengandung konsentrasi partikel halus yang tinggi, terutama berasal dari abrasi material permukaan meja selama proses pemotongan dan pemolesan. Padatan tersuspensi ini dapat secara signifikan meningkatkan kekeruhan air, mengurangi kejernihannya, dan berpotensi menyebabkan penyumbatan pada pipa dan peralatan pengolahan jika tidak disaring dengan benar.
Dari segi pH, air proses untuk permukaan meja dapur biasanya bersifat basa, umumnya berkisar antara 8 hingga 11. Kebasaan ini berasal dari senyawa kimia yang terdapat dalam material permukaan meja, seperti mineral tertentu dalam batu alam, dan bahan tambahan yang digunakan dalam proses pembuatan, seperti bahan pengikat dan bahan kimia perawatan permukaan. Tingkat pH yang tidak tepat tidak hanya dapat memengaruhi kinerja peralatan pemrosesan tetapi juga memengaruhi reaksi kimia yang terlibat dalam proses penyelesaian dan pengikatan permukaan, yang berpotensi membahayakan kualitas produk akhir.
Aspek lain yang perlu diperhatikan adalah kemungkinan adanya logam berat. Tergantung pada jenis bahan permukaan meja dapur, air proses permukaan meja dapur dapat mengandung jejak logam berat seperti timbal (Pb), kadmium (Cd), dan merkuri (Hg). Logam berat ini dapat berasal dari bahan baku itu sendiri atau dari mesin dan peralatan yang digunakan dalam jalur produksi. Bahkan dalam konsentrasi rendah, logam berat ini menimbulkan ancaman signifikan bagi lingkungan dan kesehatan manusia jika dilepaskan tanpa pengolahan, karena dapat menumpuk di tanah dan badan air, memasuki rantai makanan dan menyebabkan masalah ekologis dan kesehatan jangka panjang.
Air tersebut juga menunjukkan peningkatan kadar kebutuhan oksigen kimia (COD) dan kebutuhan oksigen biologis (BOD). Hal ini terutama disebabkan oleh masuknya zat organik seperti pelumas, pendingin, dan bahan pembersih yang digunakan selama proses manufaktur. Polutan organik ini tidak hanya mengonsumsi oksigen di badan air saat dibuang, menyebabkan kondisi hipoksia yang berbahaya bagi kehidupan akuatik, tetapi juga dapat meninggalkan residu pada permukaan meja jika tidak dibersihkan dengan benar, sehingga memengaruhi penampilan dan fungsinya.
Selain itu, air proses untuk permukaan meja dapur biasanya memiliki kesadahan yang tinggi, terutama disebabkan oleh pelarutan ion kalsium dan magnesium dari bahan permukaan meja, khususnya yang terbuat dari batu alam atau bahan komposit dengan komponen berkapur. Air dengan kesadahan tinggi dapat menyebabkan pembentukan endapan kerak di pipa dan peralatan, mengurangi efisiensi dan masa pakainya. Hal ini juga dapat mengganggu efektivitas beberapa perawatan kimia yang digunakan dalam proses manufaktur.
Terakhir, keberadaan residu minyak dan lemak umum ditemukan dalam air proses permukaan meja dapur. Residu ini berasal dari minyak pelumas yang digunakan dalam mesin, serta bahan pelepas dan lapisan pelindung yang diaplikasikan pada permukaan meja. Jika tidak dibersihkan dengan benar, minyak dan lemak dapat membentuk lapisan tipis di permukaan air, mencegah pertukaran oksigen dan menyebabkan bau tidak sedap. Residu ini juga dapat mencemari tanah dan vegetasi jika air dibuang secara tidak benar, sehingga mengganggu keseimbangan ekologis setempat.







