Leave Your Message

Proses Air di Atas Meja Dapur

Limbah cair produk dapur dan kamar mandi adalah limbah cair yang dihasilkan dari proses produksi keramik yang menggunakan tanah liat, feldspar, batu kapur, dan bahan baku lainnya yang dicampur dengan dispersan yang sesuai dan dibakar dengan pembakaran berkelium. Limbah cair ini terutama berasal dari sebelum dan sesudah proses pencetakan, dengan kandungan limbah padat 0,1-0,2% (berdasarkan berat), pH 7,5-8,5, dan umumnya diolah dengan pengendapan alami di tangki sedimentasi sebelum dibuang. Penyumbatan pipa drainase dan pengendapan lumpur di sungai harus dicegah setelah pembuangan.

    Pengolahan Keramik Tingkat Lanjut Air9
    Garansi tiga tahun
    Pengolahan Keramik Tingkat Lanjut Air4
    Instalasi Gratis
    Pengolahan Keramik Tingkat Lanjut Air5
    Debugging gratis

    Diagram alur proses

    Diagram alur proses

    Daftar peralatan

    Kapasitas 5-75m³/jam

    Nama

    Sistem dasar

    Kuantitas

    Sistem senior

    Kuantitas

    Sistem lengkap

    Kuantitas

    Deskripsi Sistem

    Sistem reaksi

    Pompa pengumpan

    1 unit

    Pompa pengumpan

    1 unit

    Pompa pengumpan

    2 unit

    Sistem reaksi ini terutama memberikan dosis bahan kimia yang tepat seperti koagulan dan pengental ke lumpur untuk menginduksi flokulasi partikel lumpur dan meningkatkan sifat pengeringannya.

    Pencampur pipa

    2 buah

    Sel reaksi MR

    1 set

    Sel reaksi MR

    1 set

    Drum dosis PAM

    1 buah

    Drum dosis PAM

    2 buah

    Perangkat dosis terintegrasi PAM

    1 set

    Pompa dosis PAM

    1 unit

    Pompa dosis PAM

    1 unit

    Pompa dosis PAM

    2 unit

    Drum dosis PAC

    1 buah

    Drum dosis PAC

    2 buah

    Drum dosis PAC

    2 buah

    Pompa dosis PAC

    1 unit

    Pompa dosis PAC

    1 unit

    Pompa dosis PAC

    2 unit

    Pengukur aliran

    /

    Pengukur aliran

    /

    Pengukur aliran

    1 buah

    Sistem sedimentasi

    VMC

    1 unit

    VMC

    1 unit

    VMC

    1 unit

    Sistem sedimentasi terutama berfungsi untuk mengentalkan air limbah dan mempermudah pengoperasian filter press.

    Katup Drainase Pneumatik

    1 buah

    Katup Drainase Pneumatik

    1 buah

    Katup Drainase Pneumatik

    1 buah

    Pompa lumpur

    1 unit

    Pompa lumpur

    1 unit

    Pompa lumpur

    2 unit

    Sistem daur ulang air

    Tangki penampungan air

    1 buah

    Tangki penampungan air

    1 buah

    Tangki penampungan air

    1 buah

    Sistem pengumpulan air terutama bertujuan untuk menggunakan kembali cairan supernatan setelah proses konsentrasi guna mengurangi biaya dan menghemat pengeluaran.

    Pompa pembuangan

    1 unit

    Pompa pembuangan

    1 unit

    Pompa pembuangan

    2 unit

    Sistem filtrasi

    Tangki pencampur

    1 buah

    Tangki pencampur

    1 buah

    Tangki pencampur

    1 buah

    Fungsi utama sistem filter press adalah pemisahan padat dan cair.

    Pompa pengumpan

    1 unit

    Pompa pengumpan

    1 unit

    Pompa pengumpan

    2 unit

    KMP

    1 set

    KMP

    1 set

    KMP

    1 set

    Sistem kontrol

    Kabinet kontrol PLC

    1 set

    Kabinet kontrol PLC

    1 set

    Kabinet kontrol PLC

    1 set

    Otomatisasi seluruh peralatan kami akan diintegrasikan ke dalam sistem ini dan akan sepenuhnya otomatis.

    Alat ekstra

    Pipa, katup, kabel, dll.

    1 batch

    Pipa, katup, kabel, dll.

    1 batch

    Pipa, katup, kabel, dll.

    1 batch

    Kabel, pipa, dan perlengkapan katup yang dibutuhkan dalam sistem, tergantung pada lokasi pelanggan.

    Silakan minta daftar sistem yang lebih detail dari konsultan penjualan kami.

    Perbandingan fungsi

    Fungsi

    Sistem dasar

    Sistem senior

    Sistem lengkap

    Kontrol otomatis sepenuhnya

    Alarm rusak

    Bejana reaksi otomatis

    -

    Pengalihan siaga otomatis

    -

    -

    Penyesuaian dosis otomatis

    -

    -

    Kontrol inverter atau tidak

    -

    -

    Jeda waktu antar infus

    4 jam

    8 jam

    Sepenuhnya otomatis

    Fitur opsional

    Nomor seri

    Nama

    Spesifikasi

    Fungsi

    1

    Anti korosi khusus

    Pelapisan FRP untuk bagian penghubung cairan

    Mencegah korosi akibat asam kuat, garam, fluorin, dll.

    2

    Bahan khusus

    304/316L dll.

    Sesuai dengan karakteristik material pengguna.

    3

    Dipasang pada rangka

    Platform baja berpola + braket tetap + saluran kawat, pipa, kabel, dll.

    Mudah dipasang, diangkut, dan fleksibel untuk dipindahkan.

    4

    Penyesuaian pH otomatis

    Sistem pemantauan pH online + kontrol terintegrasi + sistem dosis asam dan basa.

    Memungkinkan air limbah mencapai nilai pH standar.

    5

    Filter presisi

    Berisi pompa sentrifugal multi-tahap

    Mengurangi kandungan padatan tersuspensi dalam filtrat dan mengatur kualitas air.

    6

    Tahan api

    DIIBT4/CT4 dll.

    Komponen listrik, motor, dan lain-lain yang ditempatkan di area tahan ledakan diklasifikasikan menurut berbagai tingkatan.

    7

    Sistem konveyor/sistem pementasan

    Konveyor / Corong

    Endapan lumpur dapat dikumpulkan dengan peralatan pengangkut atau sistem pementasan, sehingga mengurangi tenaga kerja.

    Pengenalan Produk

    Air limbah dari permukaan meja dapur memiliki beberapa ciri khas yang memerlukan pengelolaan yang cermat. Pertama, air limbah ini sering mengandung konsentrasi partikel halus yang tinggi, terutama berasal dari abrasi material permukaan meja selama proses pemotongan dan pemolesan. Padatan tersuspensi ini dapat secara signifikan meningkatkan kekeruhan air, mengurangi kejernihannya, dan berpotensi menyebabkan penyumbatan pada pipa dan peralatan pengolahan jika tidak disaring dengan benar.

    Dari segi pH, air proses untuk permukaan meja dapur biasanya bersifat basa, umumnya berkisar antara 8 hingga 11. Kebasaan ini berasal dari senyawa kimia yang terdapat dalam material permukaan meja, seperti mineral tertentu dalam batu alam, dan bahan tambahan yang digunakan dalam proses pembuatan, seperti bahan pengikat dan bahan kimia perawatan permukaan. Tingkat pH yang tidak tepat tidak hanya dapat memengaruhi kinerja peralatan pemrosesan tetapi juga memengaruhi reaksi kimia yang terlibat dalam proses penyelesaian dan pengikatan permukaan, yang berpotensi membahayakan kualitas produk akhir.

    Aspek lain yang perlu diperhatikan adalah kemungkinan adanya logam berat. Tergantung pada jenis bahan permukaan meja dapur, air proses permukaan meja dapur dapat mengandung jejak logam berat seperti timbal (Pb), kadmium (Cd), dan merkuri (Hg). Logam berat ini dapat berasal dari bahan baku itu sendiri atau dari mesin dan peralatan yang digunakan dalam jalur produksi. Bahkan dalam konsentrasi rendah, logam berat ini menimbulkan ancaman signifikan bagi lingkungan dan kesehatan manusia jika dilepaskan tanpa pengolahan, karena dapat menumpuk di tanah dan badan air, memasuki rantai makanan dan menyebabkan masalah ekologis dan kesehatan jangka panjang.

    Air tersebut juga menunjukkan peningkatan kadar kebutuhan oksigen kimia (COD) dan kebutuhan oksigen biologis (BOD). Hal ini terutama disebabkan oleh masuknya zat organik seperti pelumas, pendingin, dan bahan pembersih yang digunakan selama proses manufaktur. Polutan organik ini tidak hanya mengonsumsi oksigen di badan air saat dibuang, menyebabkan kondisi hipoksia yang berbahaya bagi kehidupan akuatik, tetapi juga dapat meninggalkan residu pada permukaan meja jika tidak dibersihkan dengan benar, sehingga memengaruhi penampilan dan fungsinya.

    Selain itu, air proses untuk permukaan meja dapur biasanya memiliki kesadahan yang tinggi, terutama disebabkan oleh pelarutan ion kalsium dan magnesium dari bahan permukaan meja, khususnya yang terbuat dari batu alam atau bahan komposit dengan komponen berkapur. Air dengan kesadahan tinggi dapat menyebabkan pembentukan endapan kerak di pipa dan peralatan, mengurangi efisiensi dan masa pakainya. Hal ini juga dapat mengganggu efektivitas beberapa perawatan kimia yang digunakan dalam proses manufaktur.

    Terakhir, keberadaan residu minyak dan lemak umum ditemukan dalam air proses permukaan meja dapur. Residu ini berasal dari minyak pelumas yang digunakan dalam mesin, serta bahan pelepas dan lapisan pelindung yang diaplikasikan pada permukaan meja. Jika tidak dibersihkan dengan benar, minyak dan lemak dapat membentuk lapisan tipis di permukaan air, mencegah pertukaran oksigen dan menyebabkan bau tidak sedap. Residu ini juga dapat mencemari tanah dan vegetasi jika air dibuang secara tidak benar, sehingga mengganggu keseimbangan ekologis setempat.

    Leave Your Message