Para ahli air global membahas keamanan hayati di forum Suzhou.
Para ahli air terkemuka dari seluruh dunia berkumpul pada hari Rabu di Forum Air & Ekologi di Suzhou untuk membahas tantangan keamanan biologis yang muncul dalam sistem air global, dengan fokus pada keamanan air dan kesehatan ekologis.

Forum yang diselenggarakan oleh Pusat Penelitian Ilmu Lingkungan dan Ekologi dari Akademi Ilmu Pengetahuan Tiongkok ini mempertemukan para ilmuwan dari sembilan negara, termasuk Inggris dan Belanda, untuk mengeksplorasi isu-isu terkini dalam bidang biokeamanan air dan kesehatan masyarakat.
"Keamanan hayati sangat penting dalam sistem air, khususnya air minum dan lingkungan perairan," kata Qu Jiuhui, seorang akademisi di Akademi Teknik Tiongkok. Ia menekankan bahwa masalah air melampaui batas regional dan membutuhkan respons global yang terkoordinasi.
Merujuk pada kemajuan Tiongkok dalam pengelolaan air, Qu mengatakan, "Setelah 40 tahun belajar dari negara lain dan melakukan penelitian ekstensif, kami telah mengembangkan solusi dan rencana kami sendiri untuk Tiongkok. Kami memiliki kemampuan dan tanggung jawab untuk berkontribusi lebih banyak kepada negara-negara berkembang dan isu-isu lingkungan internasional."
Dragan Savic, seorang anggota Royal Academy of Engineering di Inggris, memuji implementasi penemuan ilmiah yang cepat di Tiongkok. "Apa yang terjadi di Tiongkok bersifat revolusioner dalam hal praktik," katanya, mengutip fasilitas pengolahan air limbah bawah tanah yang inovatif di Shenzhen yang juga berfungsi sebagai taman umum.
Gertjan Medema, kepala ahli mikrobiologi di Institut Penelitian Air KWR, menyoroti keberhasilan forum tersebut dalam menghubungkan para peneliti berpengalaman dengan para ilmuwan muda Tiongkok. Ia memuji penggunaan inovatif metode genetik dan pengurutan generasi berikutnya untuk memahami perilaku mikroba dalam sistem air.
Forum tersebut memberikan penekanan khusus pada pelibatan ilmuwan muda. Ricardo Santos, seorang profesor di Instituto Superior Tecnico di Portugal, menyatakan kekagumannya atas karya mereka. "Para ilmuwan muda Tiongkok memiliki keunggulan signifikan melalui koneksi global mereka. Kualitas kerja dan motivasi mereka untuk memberikan dampak sangat mengesankan."
Liu Gang, seorang profesor di Akademi Ilmu Pengetahuan Tiongkok dan penyelenggara forum tersebut, mengatakan bahwa bimbingan dan transfer pengetahuan antar generasi sangat penting untuk memajukan bidang ini. "Para peneliti muda membawa perspektif baru dan keahlian teknologi, sementara para ilmuwan berpengalaman memberikan pengalaman berharga dan pemahaman kontekstual," katanya.
Para peserta juga mengeksplorasi bidang penelitian yang sedang berkembang dan membahas pembentukan inisiatif global untuk mengatasi tantangan bersama dalam keamanan hayati air. Para ahli sepakat bahwa kecerdasan buatan dan sistem air pintar akan memainkan peran yang semakin penting dalam melindungi air dan kesehatan ekologis.
Ke depannya, Liu menyatakan optimisme tentang kolaborasi internasional di masa mendatang. "Forum ini telah menciptakan efek domino, menginspirasi para peserta untuk berbagi pengalaman mereka dengan lembaga asal mereka," katanya. "Kami mengantisipasi penyelenggaraan acara serupa baik di Tiongkok maupun secara global untuk lebih memperkuat kerja sama internasional dalam penelitian air."
Acara ini diselenggarakan oleh Kantor Redaksi Water & Ecology, yang berfokus pada penelitian orisinal di bidang sumber daya air dan ilmu lingkungan perairan, serta MS Water, Cabang Tiongkok dari Asosiasi Air Internasional.
















